Ban Motor Cepat Botak? Ketahui Hal Berikut Ini!

Ban Motor

Ban merupakan salah satu komponen yang sangat penting di sebuah kendaraan bermesin, tidak terkecuali di sepeda motor. Pada umumnya, ban dibuat dengan desain yang disesuaikan akan kebutuhan dan biasanya bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, yakni selama satu setengah hingga dua tahun.

Ban Motor
Penyebab ban motor cepat botak

Akan tetapi, banyak para pengendara sepeda motor yang melakukan kesalahan ketika berkendara. Sehingga ban motor, baik dibagian depan maupun belakang cepat habis, atau dengan kata lain botak‘. Dengan demikian, ban harus segera diganti dengan yang baru, agar tidak mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

Namun, tahukah kalian apa hal-hal yang membuat ban motor cepat ‘gundul’ ? Berikut beberapa hal yang membuat ban motor cepat haus.

  • Terlalu Sering Menggunakan Standar Samping

Nampaknya hal pertama yang terlihat sepele, justru dapat membuat ban sepeda motor cepat habis. Kesalahan umum yang satu ini tidak terjadi oleh sebagian para pengendara, tetapi juga keseluruhan pengendara melakukan hal tersebut.

Standar samping memang membuat motor tidak jatuh saat dalam keadaan berhenti dan hal itu juga lebih mudah, dibandingkan harus menggunakan standar tengah. Akan tetapi, dengan seringnya melakukan hal tersebut, justru dapat membuat beban sepeda motor menjadi terpusat dari satu sisi saja.

Hal itu dapat mengakibatkan shockbreaker juga lebih mengarah ke kiri dan menekan beban di ban sebelah kiri. Sehingga, pada sisi kiri cepat habis.

  • Tekanan Anging Tidak Sesuai

Hal kedua yang dapat mengakibatkan ban motor cepat ‘botak’ yakni tekanan angin pada ban tidak sesuai yang diajurkan. Setiap pabrikan ban memiliki standar yang telah ditentukan mengenai tekanan angin. Sehingga, ketika mengisi tekanan angin ke ban, ada baiknya memperhatikan ketentuan.

  • Tidak Membersihkan Ban

Ban sepeda motor setiap harinya bertapak ke berbagai permukaan, dan banyak bahan kimia yang menempel pada ban tersebut. Padahal perlu diketahui, bahwa terdapat beberapa zat kimia yang dapat mengakibatkan ban cepat habis, yakni diantaranya oli, bensin, cat, air sabun dan lain sebagainya.

Sehingga hal yang harus dilakukan adalah dengan rajin-rajin membersihkan ban, meskipun sepeda motor jarang dicuci. Namun ada hal yang harus diperhatikan ketika mencuci ban yakni hindari penggunaan deterjen bubuk ataupun sabun colek.

Penyebab Ban Motor Hilang Traksi

Setelah mengetahui sejumlah hal mengenai penyebab ban sepeda motor cepat habis atau gundul, maka selanjutnya harus mengetahui penyebab ban motor hilang traksi. Apa itu traksi? yakni gaya gesek yang ditimbulkan antara ban dengan permukaan, baik itu aspal, tanah liat dan lain sebagainya.

Traksi
Terdapat beberapa hal yang dapat mengakibatkan hilangnya traksi

Apabila traksi pada sebuah ban hilang, maka akan dapat membahayakan pengendara, lantaran ban tidak akan maksimal dalam menggigitpermukaan atau slip. Tentu solusinya adalah mengganti ban baru. Tetapi, perlu diketahui, sejumlah penyebab ban motor hilang traksi, yaitu terdapat tiga faktor.

Tiga Faktor Ban Hilang Traksi

  • Kondisi Permukaan Jalan

Tentu penyebab pertama sebuah ban hilang daya geseknya yakni lantaran kondisi permukaan, diantaranya seperti jalanan basah, terlumur akan oli atau minyak, jalan rusak, tergenang lumpur, maupun salju. Selain itu, permukaan pasir juga dapat menghilangkan traksi ban.

Kampas Rem
Salah satu penyebab hilangnya traksi adalah kampas rem yang sudah tidak rata
  • Kondisi Kendaraan

Penyebab kedua adalah mengenai kondisi akan kendaraan itu sendiri, yang meliputi ban dan rem. Apabila kampas rem telah habis dan tidak rata, maka akan dapat mengakibatkan hilangnya traksi. Begitu juga dengan kondisi tapak ban.

  • Tindakan Pengemudi

Hal ketiga sekaligus yang terakhir yakni tentang tingkah laku sang pengedara. Traksi dapat hilang, jikalau pengendara secara tiba-tiba mempercepat laju sepeda motor, padahal dalam permukaan yang licin, dan menginjak pedal rem seketika, ataupun belok secara tidak beratur.